Perputaran Nilai Tukar Cenderung Keluar Dari Sumbawa

Map Of Lombok 
LOMBOK, TEGARNEWS.com - Pulau yang terletak di provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu Pulau Sumbawa, Indonesia. Pulau ini dibatasi oleh Selat Alas di sebelah barat (memisalahkan dengan Pulau Lombok), Selat Sape di sebelah timur (memisahkan dengan Pulau Komodo), Samudra Hindia di sebelah selatan, serta Laut Flores di sebelah utara.

Pulau ini memiliki luas 14.386 km2, dan merupakan pulau terbesar di provinsi Nusa Tenggara Barat, serta salah satu dari dua pulau utama di provinsi tersebut.Titik tertingginya ialah Gunung Tambora (2.824 m), yang juga merupakan gunungapi aktif.

Tidak hanya itu, Pulau Sumbawa merupakan pulau terbesar atau tiga kali luas pulau Lombok berbeda dalam wilayah administratif Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Besarnya wilayah Pulau Sumbawa tidak sebanding dengan produktifitas dihasilkan dari kabupaten Bima, Kota Bima, Kabupaten Dompu dan Kabupaten Sumbawa serta Kabupaten Sumbawa Barat.

Maka hal ini mengakibatkan perputaran nilai tukar cenderung keluar dari pulau Sumbawa sehingga tidak meningkatkan perekonomian masyarakat pulau Sumbawa sendiri.

Misalnya, seluruh kecamatan di Kabupaten Sumbawa betapa sulitnya mendapatkan kebutuhan sehari-hari seperti sayur di pasar karena ketergantungan dari Lombok. Para pedagang sayur di pasar Alas,dua atau tiga hari sekali mendapat kiriman sayuran, cabe dan bawang didatangkan dari Lombok.

Hal serupa juga dialami oleh penjual ayam potong dan ayam pejantan (ras dari ayam potong yang dikonsumsi umur satu bulan) yang didatangkan dari Lombok.Sumbawa juga masih mendatangkan ikan air tawar dari Lombok.

Pelaku penjual ikan segar di pasar Alas mengaku dirinya harus mendatangkan ikan nila, lele dari Lombok hampir setiap hari. Masyarakat pulau Sumbawa menghabiskan uangnya dengan berbelanja pakaian di Mataram (Kompleks pertokoan Bertais) kecuali pedagang pakaian bekas (rombengan) yang terus eksis walaupun perdagangan pakaian bekas dilarang pemerintah.

Untuk pakaian bekas, Sumbawa menjadi surga bagi pemasok dan pedagang pakaian bekas. Belum termasuk belanja pakaian dan barang elekteonik serta souvenir.

Hal ini sudah berlangsung puluhan tahun atau sejak lahirnya Provinsi NTB. Jika kita ingin mengkalkulasikan dengan biaya pendidikan anak dari pulau Sumbawa di Mataram, juga akan menghasilkan nilai rupiah yang cukup fantastis sehingga secara terus menerus uang dari pulau Sumbawa yang dibelanjakan di Lombok semakin banyak.

Reporter:  Suparman Abdul Kadir
Editor: Steveno BBW

Posting Komentar

0 Komentar