Lunas: PAN Harus Berikan Kesempatan Srikandi PAN Pimpin Jabar


                                         Foto: Lutfi Nasution (dok.Lunas)


JAKARTA , TEGARNEWS - Ditengah Pandemi Covid-19 (Corona), Partai Amanat Nasional (PAN) tiada henti melaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil), hal ini sesuai amanat Kongres V PAN yang dilaksanakan pada Februari 2020 yang lalu. Selain sebagai ajang regenerasi kepemimpinan ditingkat wilayah atau provinsi, Muswil juga dijadikan ajang konsolidasi partai untuk pemenangan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020 dan menyongsong pemilihan umum (Pemilu) 2024 yang akan datang. Pelaksanaan Muswil PAN dilakukan secara virtual sebagai bentuk keseriusan dan peran serta aktif PAN dalam mendukung program pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus corona di tanah air.


"PAN memiliki tanggung jawab yang besar ditengah Pandemi Covid-19, pertama mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona. Kedua memenangkan pilkada serentak 2020 dan menyusun strategi hadapi pemilu 2024 yang penuh tantangan," kata Lutfi Nasution, Kader Muda PAN, secara tertulis kepada Tegarnews, Kamis (1/10/2020).


Masih menurut Lutfi, Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN, akhirnya mengambil keputusan penyelenggaraan Muswil digelar secara virtual agar regenerasi kepemimpinan dan konsolidasi partai tetap berjalan untuk merapatkan barisan memenangkan Pilkada serentak dan hadapi Pemilu mendatang," imbuhnya.


Lutfi mengatakan, awal Oktober 2020 nanti Jawa Barat akan menggelar Muswil. Aktivis Gerakan 1998 FKSMJ ini juga menegaskan, Jawa Barat menjadi kunci kemenangan PAN,.karena Jawa Barat menjadi provinsi yang paling banyak kursi yang diperebutkan (Pemilu 2019, 11 Dapil dari 91 kursi).


"Selain mengembalikan 8 kursi yang hilang di Jawa Tengah, Jawa Barat akan menjadi kunci kemenangan PAN menjadi 3 besar dalam Pemilu mendatang. Oleh karena itu, PAN Jawa Barat harus dipimpin oleh kader PAN yang kuat dan harus bisa memenangkan Pilkada serentak di 8 Kab/Kota di Jawa Barat," imbuhnya.


Masih menurut Lutfi, PAN Jawa Barat harus mampu mendongkrak perolehan kursi DPR RI dari 7 kursi (perolehan 2014 dan 2019), minimal menjadi 14 kursi atau 100 persen dari perolehan pemilu 2019," ujarnya.


Lebih lanjut, Lutfi mengingatkan, bahwa Muswil PAN Jawa Barat menjadi momentum lahirnya pemimpin yang kuat, bisa diterima oleh semua golongan, termasuk kaum milenial, dan mampu menjadi pemersatu antar kelembagaan diinternal partai disemua tingkatan, serta mempunyai daya tarik bagi pemilih, baik pemilih di perkotaan maupun di pedesaan.


"Sebagai partai terbuka, sudah selayaknya PAN juga memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada srikandi-srikandi PAN Jawa Barat seperti, Desy Ratnasari, Intan Fauziah, Farah Puteri Nahla, Thoriqoh Nasrullah Fitriyah, dan lain-lain untuk menahkodai DPW PAN Jawa Barat meraih kemenangan," pungkasnya. (nana70)

Posting Komentar

0 Komentar