Bahaya Mengemudi Sambil Menyanyi Dijalanan

By Tegar News (TEN|STV) 16 Jan 2018, 13:23:45 WIBOto-Tech

Bahaya Mengemudi Sambil Menyanyi Dijalanan

Keterangan Gambar : Pengemudi yang sifatnya multitasking itu tidak dibenarkan. (sumber foto Liputan6.com)


JAKARTA, TEGARNEWS.com - Jalanan bisa menjadi momok menakutkan jika pengendara tidak memiliki keterampilan mengemudi yang baik. Selain membahayakan diri sendiri, juga pengguna jalan lain.

Sudah sepatutnya setiap pengemudi mematuhi aturan lalu lintas, mulai dari rambu-rambu sampai larangan tidak melakukan aktivitas apapun sembari mengemudi. Sebab, kebiasan mengemudi yang tidak baik bisa memicu kecelakaan lalu lintas.

Namun faktanya, cukup banyak pengemudi yang asyik bernyanyi dengan aplikasi smartphone saat menyetir. Ini sangat berbahaya karena terlalu asyik melihat ke layar smartphone yang bisa memecah konsentrasi pengemudi.

Instuktur Jakarta Defensive Driving Consulting Jusri Pulubuhu menjelaskan mengemudi sambil bernyanyi sangat berisiko dan berpotensi mengalami kecelakaan jika ada mobil berbelok atau sepeda motor menyalip secara tiba-tiba.

"Jika bersenandung hanya untuk menghilangkan fatigue (keletihan) tidak masalah. Tetapi kalau fokus bernyanyi sangat berbahaya. Saya khawatir konsentrasi dari pengemudi akan terganggu. Menyanyi itu full time job, tidak bisa part time atau bisa dibilang sebagai kerja tambahan. Jadi cari waktu yang tepat untuk bernyanyi," kata Jusri

Tanpa disadari bernyanyi menggunakan aplikasi smartphone tengah digandrungi sejumlah pengemudi saat ini. Faktanya, tak banyak pengemudi menyadari bahwa itu salah satu penyebab kecelakaan karena gagalnya antisipasi pengemudi terhadap situasi di sekitarnya.

"Bobot konsentrasi mengemudi harus 100 persen. Ia tidak bisa memikirkan hal lain. Pengemudi yang sifatnya multitasking, memainkan telepon genggam, menyanyi, merokok itu tidak dibenarkan," tegas Jusri.

Dalam Undang Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009, pasal 283 UU Lalu Lintas mengatur, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi, dipidana dengan pidana kurungan paling lama tiga bulan kurungan atau denda paling banyak Rp 750 ribu.

Menurut Jusri, jika pengemudi mendengarkan musik untuk menemani selama perjalanan sah-sah saja dengan syarat volume suara dalam batas normal. "Dan jangan pakai earphone yang bisa mengurangi kemampuan mendengar suara dari luar kabin kendaraan," tutup Jusri.

Oleh: Mahesa|Editor: Watna



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Pilihan Presiden RI 2019
  Joko Widodo
  Prabowo Subianto
  Gatot Nurmantyo

Komentar Terakhir

  • pemesanan jasa seo

    infonya sangat layak untuk dibaca. good job. ...

    View Article
  • toko online alat perkakas di jakarta

    dengan banyak nya tenaga honorer yang tidak terpakai seperti seharusnya bisa ...

    View Article
  • jual sarung tangan safety 3m

    semoga penutupan jalur ini tidak berlangsung lama agar kereta lain bisa beroperasi ...

    View Article
  • Gurgaon Escorts

    People tend to choose the Kolkata escorts because of the spacious ramble of office ...

    View Article